Anda telah membuat minuman yang luar biasa. Semua orang akan menyukainya. Tetapi, ketika Anda berencana untuk menjualnya, Anda akan memerlukan kemasan minuman. Salah satu bahan yang banyak digunakan dalam hal kemasan adalah plastik. Pada umumnya, usaha minuman menggunakan media berupa gelas plastik untuk mengemas minuman yang kemudian ditutup dengan penutup plastik. Namun, ada juga yang tidak menggunakan penutup. Dalam postingan ini, kami akan membahas mengenai bagaimana plastik dan gelas plastik itu dibuat.

Bagaimana plastik dibuat?

Pembuatan gelas plastik sangat bergantung pada jenis plastik yang digunakan untuk gelas plastik. Untuk itu, mari kita mulai dengan membahas tiga jenis plastik yang digunakan untuk membuat gelas plastik. Jenis plastik yang digunakan untuk membuat gelas plastik juga memiliki pengaruh besar terhadap dampaknya terhadap lingkungan (Kita akan membahas lebih dalam mengenai dampak lingkungan nanti). Tiga jenis plastik yang digunakan untuk membuat gelas plastik adalah plastik PET, rPET, dan PLA.

Plastik PET

PET atau polyethylene terephthalate merupakan jenis plastik yang paling umum. Ini banyak digunakan untuk botol dan bahan plastik yang lebih fleksibel karena sangat tahan lama, dan jika dikumpulkan dengan benar, dapat didaur ulang dan digunakan untuk rPET lainnya. Ini juga merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat gelas plastik, karena persediaannya yang banyak, dan disetujui untuk bersentuhan dengan bahan makanan. Sementara itu, plastik PET ini terbuat dari minyak Naphtha yang merupakan fraksi dari raw oil, ini dibuat pada saat proses refining dimana minyak tersebut terpecah menjadi Naphtha, Hydrogen, dan fraksi lainnya. Ekstrak minyak Naphtha kemudian diolah menjadi plastik melalui proses yang disebut Polimerisasi. Proses ini bertujuan untuk menghubungkan ethylene dan propylene untuk membentuk rantai polimer yang pada akhirnya menciptakan bahan plastik PET.

Artikel Lainnya : Rekomendasi Kemasan Makanan & Tips Memilih Kotak Makanan

Plastik rPET

rPET atau recycle polyethylene terephthalate merupakan jenis plastik daur ulang yang paling umum digunakan. Ini memiliki ketahanan PET yang baik, sehingga membuatnya mudah untuk didaur ulang dengan tetap memastikan kualitas yang tinggi. Tidak hanya itu, plastik rPET ini juga menjadi jenis plastik umum yang lebih banyak digunakan, bahkan kini sudah lebih banyak perusahaan yang mencoba membuat produk mereka dari rPET daripada PET biasa. Ini terutama pada industri konstruksi, di mana banyak jendela terbuat dari plastik rPET. Ini bisa juga menjadi bingkai untuk kacamata. Untuk membuatnya, bahan PET yang telah disortir digiling menjadi partikel yang dikenal sebagai serpihan plastik, sedikit seperti bubur kertas. Kemurnian dan seberapa baik serpihan plastik ini ditembus, dan seberapa baik mereka dicuci dan dibilas dari bakteri akan menentukan kualitas plastik daur ulang. Sebelum bahan dikeringkan dan siap untuk digunakan dalam produksi bahan lain, ia melewati proses untuk menghilangkan kontaminan yang tidak meleleh.

Plastik PLA

PLA adalah kependekan dari PolyLactic Acid, yang merupakan sejenis bio-plastik. Ini adalah bio-plastik yang paling banyak digunakan di dunia. Plastik PLA banyak digunakan sebagai bahan untuk kemasan, konstruksi, dan produk lainnya karena itu disebut bio-plastik. Salah satu masalah utama dengan plastik PLA adalah pasokannya jauh lebih rendah daripada permintaannya, sehingga harganya jauh lebih tinggi daripada plastik PET dan rPET. Adapun plastik PLA ini adalah poliester yang diproduksi oleh bahan nabati seperti tepung jagung atau tebu. Saat memproduksi plastik PLA, ada beberapa langkah yang dilakukan. Pertama, bahan yang digunakan harus melalui proses penggilingan basah, yaitu pati dipisahkan dari sisa bahan yang diekstraksi dari bahan tanaman. Pati kemudian dicampur dengan asam atau enzim dan kemudian dipanaskan. Setelah itu, pati jagung akan menjadi D-glukosa, dan kemudian melalui proses fermentasi yang akan mengubahnya menjadi Asam Laktat.

Bagaimana gelas plastik dibuat?

Ketika berbicara tentang gelas plastik / cup plastik dan bagaimana gelas plastik dibuat, sebenarnya ada perbedaan antara gelas plastik sekali pakai atau dapat digunakan kembali. Hal ini dikarenakan jenis gelas plastik tidak hanya memengaruhi cara pembuatannya, tetapi juga pengaruhnya terhadap lingkungan dan kegunaannya. Adapun cara pembuatan gelas plasti sebagai berikut.

Gelas plastik dibuat melalui proses injection molding, yaitu proses dimana bahan plastik dicampur dengan cairan dan dimasukkan ke dalam cetakan untuk gelas plastik, yang menentukan ukuran dan ketebalan gelas. Proses injection molding dimulai dengan memasukkan bahan baku ke dalam mesin yang disebut hopper. Mesin sebenarnya hanya secara konsisten mencampur jenis plastik dengan bahan lain yang dibutuhkan untuk membentuk hasil akhir. Ketika bahan telah dicampur akan dituangkan ke dalam template dan ketika itu memiliki ketebalan dan ukuran yang tepat, itu akan tetap berada di template hingga mendingin. Satu-satunya yang tersisa adalah gelas plastik dipanaskan perlahan untuk menghilangkan sisa cetakan dari permukaan.

Sumber Artikel : https://www.virtuspack.com/id/articles/bagaimana-plastik-gelas-plastik-cup-plastik-dibuat

Info Lengkapnya Kunjungi : https://www.virtuspack.com/